Keputihan Jangan Dianggap Enteng

No comment 32 views

Liputan6.com, Jakarta: Keputihan yg menimpa kaum perempuan tak boleh dianggap enteng. Sebab dalam termin lanjut, selain mengakibatkan bayi lahir prematur, kondisi ini mampu menular ke pasangan. Bahkan, dalam akhirnya sang lelaki pun mampu mengidap kencing nanah. Demikian diungkapkan Ahli Penyakit Seksual Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, dokter Wresti Indriatmi, baru-baru ini.

Menurut Wresti, dalam kondisi normal, dalam dalam vagina setiap perempuan masih terdapat cairan yg mempunyai poly fungsi. Satu dalam antaranya adalah menjadi pelumas ketika berhubungan intim. Selain itu, cairan tersebut jua mengandung sejumlah bakteri & jamur dalam jumlah pribadi. Sedangkan dalam kondisi tak normal, jumlah organisme dalam cairan vagina mampu berubah, baik menurun ataupun meningkat.

Wresti menambahkan, cairan vagina dikatakan normal bila jumlahnya tak poly & kental. Selain berwarna putih, cairan jua tak mengakibatkan rasa gatal serta bau. Terkadang jumlah pengeluaran atau sekresi cairan berlimpah, terutama menjelang menstruasi, hamil, atau implikasi pemakaian indera kontrasepsi. Seluruh kondisi tersebut masih dikategorikan normal, bila tak disertai gatal & bau.

Sebaliknya, jikalau jumlah cairan yg keluar dari vagina berlimpah, berbau, & mengakibatkan gatal, inilah yg diklaim keputihan. Kondisi ini mampu dikategorikan menjadi penyakit menular seksual tak murni. Artinya, penyakit tersebut menjangkiti indera kelamin & tak ditimbulkan sang interaksi seksual. Satu dalam antara penyakit seksual yg ditularkan lewat interaksi seksual adalah gonore atau kencing nanah. Sementara gonore ditimbulkan sang kuman neseria gonorrhea.

Riskannya, bila si perempuan berhubungan seks bersama penderita gonore. Maka, mampu dipastikan dia jua akan tertular. Terlebih lagi, satu dalam antara gejala yg terdapat adalah keputihan. Namun, bila gonore dalam lelaki bakal diiringi rasa sakit ketika buang air kecil atau kencing yg disertai nanah. Namun, kondisi itu tak dialami perempuan. Karena itu, istri yg mengetahui suaminya menderita kencing nanah jua wajib memeriksakan diri ke dokter.

Wresti jua menjelaskan, gonore dalam perempuan mampu mengakibatkan kemandulan atau kehamilan ektopik –kehamilan dalam saluran telur. Khusus dalam mak hamil, gonore mampu mengakibatkan radang mata & radang paru pneumonia dalam sang bayi. Untuk mengobati penyakit ini, dari Wresti nisbi mudah. Caranya, si penderita mampu menyembuhkan diri bersama antibiotik melalui suntikan atau diminum.

Lebih jauh lagi, Wresti menambahkan, keputihan yg bukan karena berhubungan seks, biasanya ditimbulkan 3 hal, yaitu jamur, bakteri, & parasit. Dari ketiga penyebab itu, jamur jenis kandida albinalis yg paling sering dikeluhkan perempuan. Umumnya, jamur yg hidup normal dalam cairan vagina ini akan meningkat jumlahnya & menjadi sumber penyakit bila terjadi kelembaban hiperbola. Sejatinya, keputihan yg ditimbulkan jamur ini mampu menular ke pasangan.

Seperti halnya jamur, keputihan implikasi bakteri vaginosis bakterial jua ditimbulkan peningkatan jumlah karena terjadi gangguan ekosistem vagina. Hal ini ditandai sang bau amis dalam cairan vagina. Bila kondisi tersebut dialami mak hamil, sang bayi mampu lahir prematur atau beratnya rendah.

Penyebab terakhir keputihan adalah sebab parasit, terutama trichomonas vaginalis. Keputihan jenis ini tak mampu dideteksi bersama cara konvensional. Untuk memastikannya, biasanya dokter memeriksa kondisi vagina bersama indera spesifik. Sama halnya misalnya keputihan implikasi bakteri, penyakit ini mampu mengakibatkan kelahiran prematur atau bayi berberat badan rendah, jikalau diderita mak hamil. Selain itu, keputihan jenis ini jua mampu menular ke pasangan atau suaminya bersama gejala mirip gonore.

Sejauh ini, keputihan sulit ditangani secara cepat & sempurna. Satu dalam antara penyebabnya adalah perasaan rendah diri & malu yg terdapat dalam diri penderita. Akibatnya, para penderita lebih menyukai datang ke dokter kandungan ketimbang spesialis kulit & kelamin. Padahal, yg diklaim terakhir ini adalah dokter yg sempurna menangani penyakit dalam loka kelamin. Dalam situasi misalnya ini, para perempuan penderita keputihan wajib menyadari & mengesampingkan rasa malu. Pasalnya, jikalau berobat ke dokter yg sempurna, penderita akan memperoleh investigasi & pengobatan yg sempurna. Dengan begitu, dia mampu mencegah implikasi lanjutan dari keputihan.(SID/Mira Permatasari & Doni Indradi)

Keputihan Jangan Dianggap Enteng

Image source: http://4.bp.blogspot.com/-SV_iyyj2zpg/TcUeEHnER-I/AAAAAAAAAHY/7SOkMFlhB-U/s1600/leukore%2528flour+albus%2529.jpg

Related Search

Tags:
author
Author: 

    Leave a reply "Keputihan Jangan Dianggap Enteng"